Tujuan utama: untuk membentuk anak yang
berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat
perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki Pendidikan Dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa.
Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan Belajar(akademik) di sekolah.
Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan Belajar(akademik) di sekolah.
Singkatnya, Pendidika Anak Uia Dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan
pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan
perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya
pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional
(sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan
dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini
Apa
perbedaan anak yang mendapatkan Pendidikan Anak Usia Dini di lembaga yang berkualitas dengan anak
yang tidak mendapatkan Pendidikan Anak Uia Dini ?
Menurut
Byrnes (Peraih gelar Woman of the Year dari Vitasoy di Australia) di
lembaga Pendidikan Anak Usia Dini yang bagus, anak-anak akan belajar
menjadi pribadi yang mandiri, kuat bersosialisasi, percaya diri, punya rasa
ingin tahu yang besar, bisa mengambil ide, mengembangkan ide, pergi ke sekolah
lain dan siap belajar, cepat beradaptasi, dan semangat untuk belajar
Sementara,
anak yang tidak mendapat pendidikan usia dini, akan lamban
menerima sesuatu. Anak yang tidak mendapat pendidikan usia dini yang tepat,
akan seperti mobil yang tidak bensinnya tiris. Anak-anak yang berpendidikan
usia dini tepat memiliki bensin penuh, mesinnya akan langsung jalan begitu ia
ada di tempat baru. Sementara anak yang tidak berpendidikan usia dini akan
kesulitan memulai mesinnya, jadinya lamban.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar